Mulai merajuk hingga membujuk
Amarah serta aluamah
Bersitegang tentang kebenaran subyektif
Air mata pun menggenapi
Kata dan emosi tak melingkupi
Matamu tetap menatap, tajam
Berkilat menyiratkan, "tidak!"
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar