Minggu, 27 Maret 2022

MEMBURU ILHAM

Di ceruk fikiran yang ditumbuhi jelatang
Hingga gatal nan ruam di kulit
Di ufuk horizon nun jauh
Dimana matahari terbit dan tenggelam

Kadang mudah menangkap
Cukup oleh perangkap ketik yang kata
Sering kali sembunyi di belantara makna
Sehingga memilahnya seperti rubik

Jika telah terjerat lagi jinak
Ilham dihias permata sebagai cerita
Dengan rasa puas yang bangga
Gagasan menampilkan ekor meraknya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...