Sebagai waktu
Semenjak kata
Hingga hati
Dan mata yang basah
Membendung amarah
Sebab telah kisah
Hingga hilang kasih
Pada akhir diam
Tak isak tertahan
Hanya gumam,
"Maafkan!"
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar