Sebagai waktu
Semenjak kata
Hingga hati
Dan mata yang basah
Membendung amarah
Sebab telah kisah
Hingga hilang kasih
Pada akhir diam
Tak isak tertahan
Hanya gumam,
"Maafkan!"
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar