Sabtu, 09 Juli 2022

BIRAHI

Birahi datang tanpa kulo nuwun
Wajahnya beribu persalinan
Sebagai wejang kitab
Atawa bujuk halus

Di bilik kumuh ia bersemayam
Di balik tembok asrama jua
Sosoknya tetap sama
Hanya jubahnya sering berganti warna

Dengan berpeci putih
Atawa berkalung rosario
Seringainya tak dapat menipu
Dengan libido ia berasimilasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAU ITU

Tiba-tiba saja bau itu menyergap,  antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...