Merasuk dalam pikiran
Namun bukan aku
Hanya sepenanak nasi
Kata telah sumpah serapah
Dan ku buang kunci
Seperti gema
Gaungnya cepat merambat
Dan segera kembali menghardik
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar