Rabu, 24 Agustus 2022

DEPRESI

Aku enggan memejamkan mata
Karena tak kuat menanggung senyap
Gelap di dalam gelap 
Kerana lampu tewas jua

Setiap ketakutan yang ditanam
Sekadar gagal yang tercampak
Semua salah yang terdampak
Satu per satu menunjukkan sosoknya

Jikalau malam kian menua
Sendiri adalah teman
Tanpa kopi pun kantuk tetap lenyap
Dan hari kian sempit didesak sedih

Pojok adalah tempat terbaik untuk bertahan
Karena pandang bisa seluruh
Tubuh yang sembunyi meluruh
Menegaskan pendulum bergerak menuju depresi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JANGAN TUNGGU LAMA

Tidaklah menunggu  bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga...  Nilai...  Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata