Kamis, 19 Januari 2023

DARI BERANDA RUMAH

Langit masih kokoh di atas
Menyimpan musim yang temberang
Memang kadang ia jatuh sebagai gerimis
Seperti tangis bocah yang merajuk

Di beranda dimana pepohonan bernyanyi
Daun menjatuhkan wajahnya di lantai
Diam-diam disingkapnya rahasia layu
Sehingga kuningnya berubah sayap kupu

Di seberang pagar berlumut, 
jalan desa membentang
Melintasi pedalaman hati 
hingga jauh ke horizon

Ada riak kecil semangat
di sepanjang alurnya yang gelombang
Bahunya hangat matahari pagi
Menjamah desa dengan kehidupan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JANGAN TUNGGU LAMA

Tidaklah menunggu  bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga...  Nilai...  Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata