Menggantung di kaki langit
Seperti perut ibu hamil
Perlahan turun
menjadi angin yang meniup
Seketika langit terkoyak
Dari mendung yang bunting tua
Pecah ketuban
Dan di sela-sela jari
Menetes air
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar