Ia menatap balik
Matanya menyelidik
Ku coba tersenyum padanya
Ia balik menyeringai
Menampilkan taringnya
Di wajahnya yang tembaga
Dengan rambut berwarna dua
Ku lihat diriku
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar