Selasa, 02 Mei 2023

AMBILKAN BULAN

Malam nanti akan ku petik bulan
Lalu ku sematkan di lapang dada dengan peniti mutiara
Sinarnya menerangi ruang hati tanpa silau kemilau
Hanya kerlip kunang di rerumputan

Biar ibu saja yang menggambar purnama
Dengan lembut ia melukis gerhana
Lalu kedua tangannya berubah awan
Malam jadi bertabur berjuta bintang

Kini ibu dan aku menikmati malam di beranda
Dan senyap menyelinap sebagai yang ketiga
Setelah sepeminum teh terpana menatap wajah bulan
Perlahan warna warni menjadi gelap

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AGUSTUS KE DELAPAN SATU

Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...