Rabu, 30 Agustus 2023

KESEPIAN

Pengilon mengawasiku dengan tiada berkedip
Hanya diamnya laksana sang kekasih
Seringainya lebar seraya mencibir
Seolah melesakkan luka pada dukaku

Aduhai mantra puja
Sedemikian sunyikah kau dalam kata
Membumbung menjadi seribu dupa 
Terlampir melukis garis wajahmu

Ketika akhirnya tak ada lagi kita
Sebagaimana kau dan aku
Sendiri tanpa arti
Adalah suara di kesunyian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...