Lagu cinta terus berkumandang
Cahaya lampu menegas
Berjabat sebagai ungkapan
Malam kian beranak
Undangan terus berhamburan
Keramaian berbaur
Makanan dan minuman tumpah
Perhelatan dimana bersenda
Keriaan disaat bersua
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar