Jumat, 19 Januari 2024

MALAM HUJAN

Malam tengah dirudung hujan
Dinginnya menusuk tulang

Tak suara hanya rintik jatuh
Menampik sepi oleh datangmu

Sambil berhadapan kita bertukar 
Menghirup bau tubuh serta pandang

Sisa kopi tetaplah noktah
Mengering hingga semut berebut

Tunggu, kata masih tumpah ruah
Disusun sebagaimana puzzle

Tambahkan angin di dalam pembicaraan
Agar kata tak rapuh terkena liur

Nah, waktu telah melewati malam
Dengan bibir bergetar ku ucap perpisahan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARI RAYA SELAYANG PANDANG

Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...