Selasa, 27 Agustus 2024

KEMARAU ANGIN KEMARAU

Samumkah gerangan?
Karena panas tak lekang
Siang malam hanya hitungan
Dan peluh tetap saja

Sedikit rindang di bawah kersen
Dengan burung berlompatan
Angin membelai
Dan kantuk di pelupuk

Sedikit ketika mentari condong
Anak-anak bersepeda dan bermain
Orang berkumpul di pos ronda, membual
Menghabiskan waktu di senja kemarau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LELAKI YANG MENGGADANG MALAM

Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...