Minggu, 22 September 2024

MERENUNG

Sebatang kretek, 
secangkir kopi jagung 
dan setumpuk masalah 
Mari kita sematkan waktu di bawah dahan pohon

Sekadar menghening diri 
Mengurai keruwetan hidup yang abstrak
Membaca tanda 
Menghitung peluang

Sejenak setelah letih
Ilham pun telah manjing 
Pikiran telah usai
Mari kita bertarung lagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...