Kering dan berangin
Dan panas tetap saja bergerilya
Meski matahari terengah
Tanah tetap rekah
Namun langit menabur berkah
Kita hanya dapat menanti
Karena musim telah berjanji
Bila kita nenagih
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar