Minggu, 23 Februari 2025

MAAF!!!!???

Sungguh kritik telah menelan ludahnya
Seperti pagar makan tanaman
Setiap kata yang jadi busur 
Kembali ke dada sebagai luka busuk

Lalu gelombang menjadi amarah
Menyapu pikiran tanpa wajah
Dikepung opini yang melesak
Kambingpun kembali hitam

Maka menyanyilah dengan indah
Dengan idiom dan perumpamaan 
Mencegah perundungan 
Atau cukup diam saja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...