Melengos pandangan dari sebuah ketimpangan
Setidaknya menohok halus sebuah kenyataan
Nyatanya kita masih termakan iklan
Jargon dan pekik yel-yel penuh amarah
Kesadaran memang hanya jalan sempit
Lurus tak riak
Sunyi tanpa bunyi
Sebuah jalan pedang
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar