Diuntainya mantra di ujung bibir
Sebagaimana temali di leher
Tak ada jalan lingkar selain ingkar
Digenggamnya seikat doa beserta bunga
Tanda perpisahan hati dan rindu
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar