Diuntainya mantra di ujung bibir
Sebagaimana temali di leher
Tak ada jalan lingkar selain ingkar
Digenggamnya seikat doa beserta bunga
Tanda perpisahan hati dan rindu
Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar