Tangan kecilnya menggapai
Diselingi isak dan air mata
Ia mengajuk meminta
Tangisnya mengkili-kili sanubari
Hingga tak tega mata menatapnya
Dikabulkan segala keinginan
Walaupun melanggar
Adik kecil tertawa penuh kemenangan
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar