Rabu, 23 Juli 2025

ANAK

Diasuhnya doa dan birahi
Hingga menetes Eros
Sebagaimana puja Kama Ratih
Kau mendatangi dunia dengan polos

Lalu disadapnya setiap tetes kehidupan
Serupa menghisap tetek hingga luka
Diisinya pikiran oleh tanya
Dipenuhi perutnya dengan dosa

Setelah genap dua pradaksina
Semua capai lelah pun tersapih
Tinggal tangan kecilnya mengais
Dan mulutnya yang lapar mengecap nestapa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARI RAYA SELAYANG PANDANG

Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...