Rabu, 02 Juli 2025

DENGAN KERETA MALAM

Membelah malam kemarau
Rel mengantar hingga ufuk
Sedangkan desa masih di pelupuk
Sekadar ingatan tentang rindu

Kereta terus saja melaju
Mengangkut segala beban di bahu
Suaranya mengguncang sanubari
Melepas kantuk berulang kali

Malam kian larut
Pendingin menggigil menggerutu
Kereta terus melolong
Mengantar jiwa-jiwa yang kosong

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RESENSI

Pikiran masih lembar kosong. Bersih.  Tiada prasangka tanpa praduga Huruf terjalin dan kata berpilin Arti mulai mengendap, senyap Kalimat be...