Senin, 20 Oktober 2025

BULAN DI ATAS BAHU

Malam belum beranjak tua
Dengung nyamuk masih satu dua
Dan bulan dengan sekulum senyum
Tepat manjing di atas bahu

Sisa hangat siang tadi masih terasa
Seperti kemarau yang sudah
Dari riak di wajah perigi
Bulan menatapku dengan pedih peri

Ketikanya telah sua kantuk
Ku uluk salam sambil menatap
Bulanpun berbaku sedu
Lalu cahayanya menjauh dari tingkap

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...