Sabtu, 08 November 2025

DI PERSIMPANGAN HATI

Ragu sebagai langkah kaki berderap 
Mencoba menjajaki harapan 
Dengan tergagap dibacanya rambu tanda
Seolah mencoba meyakinkan hati gundah

Setelahnya menimbang duka
Maka terhitung dahaga luka
Sebab memutuskan serupa mengerat tali
Dan perpisahan adalah harga yang berperi

Ketika kesadaran datang bagai menyengat
Waktu seolah berhenti sejenak
Dari persimpangan tiada ujung
Jalanpun kembali terentang lurus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAU ITU

Tiba-tiba saja bau itu menyergap,  antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...