Mencoba menjajaki harapan
Dengan tergagap dibacanya rambu tanda
Seolah mencoba meyakinkan hati gundah
Setelahnya menimbang duka
Maka terhitung dahaga luka
Sebab memutuskan serupa mengerat tali
Dan perpisahan adalah harga yang berperi
Ketika kesadaran datang bagai menyengat
Waktu seolah berhenti sejenak
Dari persimpangan tiada ujung
Jalanpun kembali terentang lurus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar