Ketika aku di kamar, mandi
Tiba-tiba suara hujan menimpa genteng
Tanpa kulo nuwun tanpa mendung
Karena atap bocor
Hujan menetes di sela-selanya
Aku mandi tergesa
Air bercampur
Busa sabun menghambur
Suara hujan serupa pasukan berkuda
Ditimpali gledek yang menggerung
Angin juga tak ketinggalan
Meniup hujan hingga Maghrib menjelang
Setelah sepenanak nasi hujan pun reda
Tapi langit masih menggeram
Mengancam malam dengan dingin dan gerimis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar