Minggu, 16 November 2025

SUNGGUH HUJAN DATANG TIBA-TIBA

Senja masih digantung
Ketika aku di kamar, mandi
Tiba-tiba suara hujan menimpa genteng 
Tanpa kulo nuwun tanpa mendung

Karena atap bocor
Hujan menetes di sela-selanya
Aku mandi tergesa
Air bercampur 
Busa sabun menghambur

Suara hujan serupa pasukan berkuda
Ditimpali gledek yang menggerung
Angin juga tak ketinggalan
Meniup hujan hingga Maghrib menjelang

Setelah sepenanak nasi hujan pun reda
Tapi langit masih menggeram
Mengancam malam dengan dingin dan gerimis 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...