Kamis, 04 Desember 2025

BANDANG

Itu langit tiada ramah
Warnanya terlalu pedih
Gunung yang gelisah, 
melepas tanah dan mengalir

Gelondong kayu balakan
Beriak seperti air
Merobohkan semua penghalang, 
rumah bahkan nyawa

Musim masih pitam
Anak-anak menangis karena hilang
Antara jerit dan doa, 
bumi manusia melepas duka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAU ITU

Tiba-tiba saja bau itu menyergap,  antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...