Sabtu, 31 Januari 2026

MALAM-MALAM KOTA

Wajah langit masih tetap sama
Bintang berkedip memicingkan mata
Menyimpan serinya di antara sisa awan kumulus
Tak angin hanya sumuk terendus

Trotoar mulai berdandan
Bangku berjejer nontoni
Sepasang kekasih jalan berdempetan
Sinar lampu bercampur purnama melukis bayangan

Taman kota tiang tinggi
Tanaman semak merambat
Segerombolan muda mudi bercengkrama
Suaranya terbawa suasana

Dua beca diparkir dekat warung kopi
Pengemudinya tua duduk di jok depan
Pemandangan langka di belantara kota
Karena mesin telah menggantikan

Di keriaan sepanjang jalan 
Klakson berteriak menyalib
Bersahutan dengan petir membelah langit
Tiba-tiba hujan turun tanpa kulonuwun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JANGAN TUNGGU LAMA

Tidaklah menunggu  bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga...  Nilai...  Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata