Rabu, 10 Juni 2026

SATU TAHUN KEMUDIAN

Aku menghitung bulan dan tahun, 
sebagai anak bermain, 
dengan jari tangan 
sebagai ingatan

Sambil menunggu, 
ku hirup sepi, 
rasanya sepahit kopi emak, 
dan tak halau walau angin

Di tempat yang sama, 
diam ku, 
di kursi penantian, 
sebab waktu

Setelah bayanganmu, 
bau tubuhmu lavender, 
dan sketsa wajah, 
kita hanya hadir sekadar kenangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SATU TAHUN KEMUDIAN

Aku menghitung bulan dan tahun,  sebagai anak bermain,  dengan jari tangan  sebagai ingatan Sambil menunggu,  ku hirup sepi,  rasanya sepahi...