Kekasih,
Wajahmu terukir di relung
Berwarna pelangi dan senyum rekah
Pandangmu kisahkan gejolak
Bisikkan kalimat puja
Satukan birahi pagi
Kekasih,
Wajahmu purnama sidi
Binarnya menguak langit
Bergandengan kita susuri hidup
Menganyam suka duka
Hingga tiba nirwana
Sabtu, 17 Maret 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PESAWAT
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar