Sabtu, 17 Maret 2018

MALAM KITA

Menggadangi malam muda
Langit tersenyum di serambi
Bintang jatuh mengibas ekor
Bau humus menggelitik hidung

Sinar bulan berpendar
Meresap dalam kopi
Hitam dan panas
Tercampur aroma tubuhmu

Berbincang bertelekan kursi
Menikmati kata
Pikiran bergumul
Angin mengusik

Kita menghayati malam
Malam melingkupi kita
Kita dan malam melebur
Semakin larut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAU ITU

Tiba-tiba saja bau itu menyergap,  antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...