Mentari muda berjingkat dari peraduan
Melepas semilir dan kicau burung
Warna perlahan berubah
Embun enggan menghilang
Bau dan humus padati udara
Jalan desa berkelok dalam kabut
Kehidupan merangkak di awal hari
Orang beriring menuju sawah
Ternak melenguh bayi menangis
Suasana hadir pagi ini dengan lembut
Sabtu, 17 Maret 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
RUMAH
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar