Akhir jejak kehidupan
Mencicipi maut
Tubuh terbujur
Genapi tulisan nasib
Isak perlahan tertahan
Garis tangan terbaca jelas
Perkara langit kering tertulis
Atma kembali ke alam kasunyatan
Saatnya membuka timbunan dosa
Saatnya menghitung recehan amal
Saatnya meraih segala sesal
Handai terpana
Taulan menangis
Saudara terpekur
Innalillahi wa inna Ilaihi roji'uun
Sabtu, 28 April 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
LELAKI YANG MENGGADANG MALAM
Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar