Lelaki tua lelap tekuni mimpi
Rebahkan lelah di bangku sunyi
Meringkuk berselimut ringkih
Pejamkan mata dengkurkan sepi
Perempuan tua tekuri bosan
Menatap waktu dan diam
Berdiri di kerumunan antrian
Menanti gilir kesempatan
Lelaki dan perempuan tua memikul letih
Dengan renta di pagi merepih
Usia tiada kecuali merapat baris
Sebab tiba menjadi batas garis
Kamis, 06 September 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
AGUSTUS KE DELAPAN SATU
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar