Kepada mata
Muara dosa terbilang
Saksi bahagia asmara
Tetes air mata kecewa
Ketika hati coba pahami makna
Pandang catat tanda tersirat
Seperti rubah terkam nasib
Mata nyalang enggan berkedip
Kepada mata
Binarmu menghujam tajam
Selidik kata bermakna mantera
Bayangan sunyi jiwa
Sekejap sinarmu kosong
Tiada percik gairah
Berkedip dan terasing
Coba eja ulang bisik
Kepada mata
Penjaga api birahi
Ku titip segala hilap
Sebagai tatap dahaga
Senin, 01 Oktober 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
RUMAH
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar