Aku hanya miliki waktu
Rentan patah sebab takdir
Sepanjang garisnya retak berlubang
Terkait harap yang kadang kosong
Waktu seperti jalan tiada akhir
Tanpa rambu menuju penantian
Tak ada henti bagi lembar hati
Sebagai hitungan maju tanpa jeda
Memilih nasib dari kepingan
Serupa menata kematian kelahiran
Jika waktu dan penantian telah janji sua
Mencari adalah yang ketiga
Minggu, 03 Februari 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PESAWAT
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar