Sejenak rindu tutupi akal sehat
Semesta menciut jadi sekadar cemburu
Rentang harga bagi asmara
Ketika cita menggantang tinggi
Mengambil tak dapat meraih
Memberi tak kuasa menolak
Air mata memberi kabar
Meredam segenap syak wasangka
Menuangnya hingga emosi
Serpihan musim berganti
Sepenggal kenangan berlalu
Seraut wajah menggadangi senja
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
HARI RAYA SELAYANG PANDANG
Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar