Di kaki langit yang miring
Sang saka melambai
Di tiang tertinggi
Bendera berkibar dihempas angin
Menyapa burung melintas
Menatap luasan langit
Sambil mengawasi pertiwi
Di jantungnya Agustus
Saat di puncak kemarau
Perayaan diulang
Sumpah dipiwulang
Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar