Telapak bersedekap
Punggung lengan meraih pipi
Menahan beban mimpi
Mata sembap
Rebah di hamparan bawah sadar
Kupas segala luka nganga
Segenap duka lara
Berpilin di sekujur ingatan
Celah mimpi koyak
Robek tercabik
Masuki belantara liar
Tiada lekang meradang
Seperti kendali
Mimpipun terkulai
Mengetuk jendela hati
Tuntas di akhir hari
Minggu, 03 Maret 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
BAU ITU
Tiba-tiba saja bau itu menyergap, antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar