Pusing menerjang dan menikam
Lewati kelopak yang silau pukau
Sesaki rongga otak
Menusuk hingga berdenyut
Serupa jarum menisik robek
Seribu kunang-kunang di pelupuk
Dahi berkerut mencerna nyeri
Pelipis mengalir sejalur peluh
Mata perih pejam temaram
Pikiran direnggut dan dibuang
Nafas perlahan panjang
Kembalikan jagad Alit pada cakra
Senin, 06 Mei 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PESAWAT
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar