Lampu menggantung sepi
Di ujung seutas kabel
Canggung sendiri menatap keliling
Menempel rapuh di langit-langit
Sawang mengepung di penjuru ruang
Mencoba menangkap kuning cahaya
Tetesan hujan membentuk koloni
Serupa coretan balita di tembok
Ketika malam menurunkan tirai
Menebar kelam disekeliling
Kamar tetap terang terjaga
Sebab lampu sembunyikan gelap
Dari kegelapan serangga datang
Sebagian tersesat di labirin sawang
Mereka memeluk cahaya
Dan berjatuhan di atas lantai
Bulan datang dengan senyum purnama
Menyingkirkan gelap malam ke semak
Cahaya lampu menyambut di beranda
Mereka menarikan cinta dengan semarak
Malam telah lewati tengah
Lampu pamit pejamkan sinar
Lelah rebah berkelambu mimpi
Ruang kembali senyap dan gelap
Minggu, 09 Juni 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
JANGAN TUNGGU LAMA
Tidaklah menunggu bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga... Nilai... Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar