Kamis, 01 Agustus 2019

MENANTI KABAR

Ibu membaca langit dari balik jendela
Matanya buah badam, mencari rindu
Jemarinya gelisah merapal nama pada tasbih
Menanti kabar burung layang menyebrang

Duh, kepingan cinta yang hilang
Telah gadai tahun oleh pergimu
Sekecap ucap pun tiada sambang
Sekedar saputangan mengusap airmata

Ibu termenung sendiri di ujung ranjang
Diraihnya setiap khawatir serupa kekasih
Dipeluknya hati berselimut bordir motif duka
Segenap cemas disampirkan lewat angin

O, biji mata, separuh bunga cintaku
Bahagiaku tengah sabar menanti sua
Rentang rindu sebagai jarak dan waktu
Doa tetap rekatkan kenangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...