Kepak sayap pagi adalah jarak mentari
Melewati menit-menit semesta sunyi
Membawa setiap warna dengan kerap
Dan berjatuhan diantara dedaunan
Pagi semburat dan pecah bagai ratna
Dari pawon asap membumbung
Lebah terbang untuk kuntum bunga
Hari menggeliat dan berdegup
Ketika mentari telah pagi sendiri
Disapanya setiap yang terkulai
Lewat perantara tiupan angin
Disentuhnya warna dengan debar hati
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
JANGAN TUNGGU LAMA
Tidaklah menunggu bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga... Nilai... Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar