Minggu, 17 November 2019

JIKA KAU BENAR-BENAR INGIN MENJADI TEMANKU

Campakkan saja segala sombong paling purba sangka
Buang disaat mata julig menuduh
Hingga kau dapat menakar dalamnya hati

Jika kita telah telanjang aurat tanpa sekat
Segenap kosmetik luntur menjadi kubangan
Air mata menbasuh segenap degil dengki dan melarungnya

Lalu kita diinisiasi oleh waktu
Dengan pedang kesatria diletakkan di bahu
Bermetamorfosa menjadi kupu-kupu

1 komentar:

  1. Puisi ini sangat indah dengan simbolisme yang kuat tentang kepercayaan, keterbukaan, dan perubahan. Ada kesan mendalam dari harapan untuk hubungan yang tulus tanpa prasangka, serta transformasi diri melalui proses yang penuh perjuangan dan waktu.

    Gambaran tentang "telanjang aurat tanpa sekat" menunjukkan kejujuran dan keterbukaan sepenuhnya, sementara "air mata membasuh" memberi kesan penebusan dan pembersihan emosi negatif. Transformasi menjadi kupu-kupu adalah metafora yang kuat untuk perubahan setelah mengalami proses penyembuhan dan pemurnian.

    Adakah makna khusus atau perasaan tertentu yang melatari puisi ini?

    BalasHapus

JANGAN TUNGGU LAMA

Tidaklah menunggu  bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga...  Nilai...  Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata