Laparku rebah di lantai
Sekedar remahan kue tersedak
Lagu sayup menyusup
Meremas usus dalam perut
Jam tersenyum padaku. Ewa
Aku melirik sisa air di gelas
Liur menetes
Di tembok lukisan panen
Laparku mendesak leher
Mata berkunang
Pikirku terbayang
Sepiring nasi dan lauk
Selasa, 12 November 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
JANGAN TUNGGU LAMA
Tidaklah menunggu bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga... Nilai... Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar