Senin, 11 November 2019

NESTAPA

Waktu bergerak mundur
Ketika pedih mengoyak kenangan
Fragmen nyeri timbul tenggelam
Serupa ombak musim

Kita saling menikamkan kata
Saling menyakiti luka
Mata berpijar oleh emosi
Degup menambah nanar

Duka mengalir di pembuluh sesal
Bercampur air mata
Perlahan naik menggenangi hati
Bermuara di pantai nestapa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LELAKI YANG MENGGADANG MALAM

Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...