Tahun tersesat di masa antah berantah
Benang penariknya putus karena asa
Tersangkut di rimbun beringin
Teraling dari pandang yang mencari
Bangun kenangannya tersobek hujan dan angin
Pudar warna rindunya tapi tidak hilang
Kadang timbul ketika pasang naik
Kembali tenggelam dihanyut tetes air mata
Serupa tarot, tahun lewat adalah jawaban nasib
Gambarnya melewati masa lalu dan berlabuh di hati
Tinggal kita mencoba bagaimana membaca tandanya
Dan kepingnya disusun menjadi mozaik cinta
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
AGUSTUS KE DELAPAN SATU
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar