Sisa hujan masih dingin
Warna lembab jua
Sriti terbang tergesa
Mengejar serangga
Diterangi senja
Mengisi tembolok
Untuk liur
Padi lekat di tanah
Daunnya telah tua
Bulirnya kotor
Mendung menggantung
Menahan beban hujan
Disangga teja
Hingga temaram tenggelam
Air di rumput
Menempel di daun turi
Basahi lanjaran kacang
Di sekujur pohon mangga
Mendekap angin
Lembab dan becek
Bercampur tanah
Kamis, 16 April 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
AGUSTUS KE DELAPAN SATU
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar