Lampu menyala di teras siang
Berbisik di benak, "rumah kosong"
Di halaman daun kering berserakan
Tidak mengenal sapu hanya angin melintas
Pagar besi disatukan oleh gembok
Gerobak sampah tiba dengan pacul dan linggis
Berhenti dan sekejap menatap lampu sunyi
Kemudian mengais sampah mencari rongsok
Lampu melewati malam ditemani serangga
Kaca rayband menghalangi pandang
Kepak sayap dan jangkrik mengerik
Malam bediding lampu berkedip
Sosok bayang lompati pagar
Di depan pintu keluarkan linggis
Senin, 25 Mei 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
RUMAH
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar