Setiap yang bernyawa pasti mencicipi
Warisannya sebagai tolok ukur
Mewarnai alam pikiran atau salin musuh
Kematian hanya penggenapan usia
Pemberhentian sementara
Untuk nam solihan apatah siksa
Mengambil karcis surga atau neraka
Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar