Setiap yang bernyawa pasti mencicipi
Warisannya sebagai tolok ukur
Mewarnai alam pikiran atau salin musuh
Kematian hanya penggenapan usia
Pemberhentian sementara
Untuk nam solihan apatah siksa
Mengambil karcis surga atau neraka
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar