Sabtu, 18 Juli 2020

SIAGA

Gang rumahku bertahan dari serbuan penyakit
Di ujung jalan pos hansip tegak sebagai anjing pelacak
Di tiap gerbang air dan sabun mengintai
Jalan kian sempit dilingkupi cemas penghuni

Mobil tak kuasa bersimpangan
Penyakit sebagai penumpang gelap
Bayi pagi digendong jarit
Makan disuapi pembantu dan matahari pagi

Untuk memutus keturunan virus laknat
Urat nadi diganti ojek online
Segala kegiatan menjadi ekonomi
Kadang tukang sampah membuntuti

Anak-anak bersepeda sepanjang galah
Mereka tertawa riang mengayuh sore
Udara mengintip dari sela-selanya
Menanti saat melepas pandemi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JANGAN TUNGGU LAMA

Tidaklah menunggu  bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga...  Nilai...  Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata